Laskar Pelangi
mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
telah hilang
tanpa lelah sampai engkau
meraihnya
laskar pelangi
takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
raih bintang di jiwa
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia
selamanya…
cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau ini kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita
laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi
menarilah dan terus tertawa
walau dunia takseindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia
selamanya…
download mp3
Link utk mempercantik Blog anda.
Kamis, 20 November 2008
Selasa, 02 Desember 2008
Harga Solar Juga Akan Turun
Harga Solar Juga Akan Turun
JAKARTA - Ada kado spesial buat masyarakat Indonesia pada tahun baru nanti. Setelah menurunkan harga bensin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi sinyal bakal mengoreksi harga solar per 1 Januari 2009. Menurut SBY, para menteri terkait sudah diminta melakukan pengkajian mendalam terkait dengan penurunan harga solar tersebut.
''Kami baru saja menurunkan harga premium. Kini kami melakukan exercise apakah bulan berikutnya harga solar bisa kami turunkan,'' kata SBY saat konferensi pers di Istana Merdeka kemarin (1/12).
Dalam konferensi pers itu, dia didampingi pelaksana tugas menko perekonomian sekaligus Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menko Polhukam Widodo A.S., dan Menko Kesra Aburizal Bakrie. Hadir pula Menlu Hassan Wirajuda, Mentan Anton Apriantono, Seskab Sudi Silalahi, Mensesneg Hatta Radjasa, serta Panglima TNI Djoko Santoso.
SBY menyatakan, pemerintah masih membandingkan pengaruh penurunan harga solar terhadap APBN 2009. Setiap upaya untuk meringankan beban rakyat, kata dia, akan dilakukan dengan catatan klop dengan penyelamatan perekonomian secara menyeluruh dan utuh.
''Tentu saja, peluang ini harus digunakan sebaik-baiknya agar tujuannya bisa dicapai dan tidak ada penyimpangan lain dalam upaya kami meringankan ekonomi rakyat yang berkaitan dengan harga BBM ini,'' jelasnya.
Harga solar saat ini sama dengan bensin, yakni Rp 5.500. Harga bensin lebih dulu turun Rp 500. Pengumuman penurunan harga premium dilakukan Sri Mulyani di kantor presiden pada 6 November lalu. Penurunan harga BBM itu didasari adanya pelemahan harga minyak mentah dunia.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menambahkan, evaluasi untuk harga solar dilakukan bersamaan dengan evaluasi harga premium. Dengan begitu, kalaupun ada perubahan harga solar, paling cepat berlaku mulai 1 Januari 2009.
Dalam menentukan harga solar nanti, pemerintah berpegang pada ICP (Indonesia Crude Price). Harga ICP sekarang USD 49-USD 60 per barel. ''Kami akan amati terus,'' kata Purnomo.
Dia menuturkan, ada dua komponen lagi yang menentukan harga solar. Yakni, harga minyak dunia dan kurs rupiah terhadap dolar AS. Purnomo masih enggan menyebutkan harga solar yang akan diberlakukan bulan depan. ''Saya tidak mau mendahului,'' ujarnya. Namun, dia sempat menyebut dua kemungkinan. Yakni, turun Rp 500 atau Rp 300, sehingga harga solar bulan depan mungkin menjadi Rp 5 ribu atau Rp 5.200.
Selain BBM, pemerintah menaruh perhatian besar pada masalah pupuk. Menurut SBY, kelangkaan pupuk lebih disebabkan pesatnya perkembangan pertanian. Produksi beras akhir-akhir ini meningkat tajam. Imbasnya, tentu saja kebutuhan pupuk juga meningkat.
''Kami terus berupaya mengatasi persoalan pupuk ini. Meningkatkan produksi, menggunakan cadangan yang ada, dengan harapan distribusinya tepat, sampai sasaran, dan bertanggung jawab,'' tegas SBY.
November Deflasi
Untuk kali pertama dalam dua tahun terakhir, deflasi (penurunan harga-harga) bahan makanan hingga 0,67 persen terjadi pada periode November lalu. Selama ini, bahan makanan selalu menjadi pemantik inflasi. Inflasi November lalu sudah mulai jinak, yakni 0,12 persen. Dengan begitu, inflasi kumulatif mencapai 11,10 persen (Januari-November) dan tahunan (year on year) 11,68 persen.
''Sejak 2007, tidak pernah ada deflasi bahan makanan. Jadi, saya pastikan dalam dua tahun terakhir, ini yang pertama,'' kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan di kantornya kemarin (1/12). Selain bahan makanan, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi 0,31 persen. Deflasi kelompok itu terjadi pada November meski harga premium baru diturunkan Desember.
Pemerintah memperkirakan inflasi pada akhir tahun mencapai 12,3-12,5 persen. Rusman menjelaskan, inflasi mulai terkendali karena tekanan permintaan sudah jauh berkurang. Ini menyebabkan tekanan harga sudah tidak terasa pada November. Menurunnya tekanan permintaan ditunjukkan dengan berkurangnya permintaan atas kebutuhan sandang dan perumahan.
''Demand sandang dan perumahan menurun drastis. Bahan pokok makanan dan minuman juga sudah normal kembali seperti sediakala,'' kata Rusman. Meski terjadi kekurangan permintaan, dia berpendapat bahwa daya beli masyarakat masih terjaga.
Selama November, produksi bahan pokok juga memadai. Selain itu, harga-harga komoditas di pasar dunia terus menurun. Imported inflation akibat depresiasi kurs rupiah belum terasa pada November.
Untuk inflasi Desember, Rusman memperkirakan tekanan permintaan terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru 2009. Namun, dia memperkirakan tekanannya tidak sebesar Ramadan dan Lebaran. Menurut Rusman, penurunan harga premium akan menyumbang deflasi 0,35 persen. "Penurunan premium secara instan terhadap inflasi adalah 8,3 persen. Bobot premium 4,3 persen. Jadi, bisa memperlambat inflasi 0,35 persen," bebernya.
Kelompok barang dan jasa yang mengalami inflasi pada November adalah makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,13 persen; serta perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,23 persen. Lalu, kelompok sandang 0,72 persen, kesehatan 0,37 persen, serta pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,26 persen.(tom/sof/oki)
''Kami baru saja menurunkan harga premium. Kini kami melakukan exercise apakah bulan berikutnya harga solar bisa kami turunkan,'' kata SBY saat konferensi pers di Istana Merdeka kemarin (1/12).
Dalam konferensi pers itu, dia didampingi pelaksana tugas menko perekonomian sekaligus Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menko Polhukam Widodo A.S., dan Menko Kesra Aburizal Bakrie. Hadir pula Menlu Hassan Wirajuda, Mentan Anton Apriantono, Seskab Sudi Silalahi, Mensesneg Hatta Radjasa, serta Panglima TNI Djoko Santoso.
SBY menyatakan, pemerintah masih membandingkan pengaruh penurunan harga solar terhadap APBN 2009. Setiap upaya untuk meringankan beban rakyat, kata dia, akan dilakukan dengan catatan klop dengan penyelamatan perekonomian secara menyeluruh dan utuh.
''Tentu saja, peluang ini harus digunakan sebaik-baiknya agar tujuannya bisa dicapai dan tidak ada penyimpangan lain dalam upaya kami meringankan ekonomi rakyat yang berkaitan dengan harga BBM ini,'' jelasnya.
Harga solar saat ini sama dengan bensin, yakni Rp 5.500. Harga bensin lebih dulu turun Rp 500. Pengumuman penurunan harga premium dilakukan Sri Mulyani di kantor presiden pada 6 November lalu. Penurunan harga BBM itu didasari adanya pelemahan harga minyak mentah dunia.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menambahkan, evaluasi untuk harga solar dilakukan bersamaan dengan evaluasi harga premium. Dengan begitu, kalaupun ada perubahan harga solar, paling cepat berlaku mulai 1 Januari 2009.
Dalam menentukan harga solar nanti, pemerintah berpegang pada ICP (Indonesia Crude Price). Harga ICP sekarang USD 49-USD 60 per barel. ''Kami akan amati terus,'' kata Purnomo.
Dia menuturkan, ada dua komponen lagi yang menentukan harga solar. Yakni, harga minyak dunia dan kurs rupiah terhadap dolar AS. Purnomo masih enggan menyebutkan harga solar yang akan diberlakukan bulan depan. ''Saya tidak mau mendahului,'' ujarnya. Namun, dia sempat menyebut dua kemungkinan. Yakni, turun Rp 500 atau Rp 300, sehingga harga solar bulan depan mungkin menjadi Rp 5 ribu atau Rp 5.200.
Selain BBM, pemerintah menaruh perhatian besar pada masalah pupuk. Menurut SBY, kelangkaan pupuk lebih disebabkan pesatnya perkembangan pertanian. Produksi beras akhir-akhir ini meningkat tajam. Imbasnya, tentu saja kebutuhan pupuk juga meningkat.
''Kami terus berupaya mengatasi persoalan pupuk ini. Meningkatkan produksi, menggunakan cadangan yang ada, dengan harapan distribusinya tepat, sampai sasaran, dan bertanggung jawab,'' tegas SBY.
November Deflasi
Untuk kali pertama dalam dua tahun terakhir, deflasi (penurunan harga-harga) bahan makanan hingga 0,67 persen terjadi pada periode November lalu. Selama ini, bahan makanan selalu menjadi pemantik inflasi. Inflasi November lalu sudah mulai jinak, yakni 0,12 persen. Dengan begitu, inflasi kumulatif mencapai 11,10 persen (Januari-November) dan tahunan (year on year) 11,68 persen.
''Sejak 2007, tidak pernah ada deflasi bahan makanan. Jadi, saya pastikan dalam dua tahun terakhir, ini yang pertama,'' kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan di kantornya kemarin (1/12). Selain bahan makanan, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi 0,31 persen. Deflasi kelompok itu terjadi pada November meski harga premium baru diturunkan Desember.
Pemerintah memperkirakan inflasi pada akhir tahun mencapai 12,3-12,5 persen. Rusman menjelaskan, inflasi mulai terkendali karena tekanan permintaan sudah jauh berkurang. Ini menyebabkan tekanan harga sudah tidak terasa pada November. Menurunnya tekanan permintaan ditunjukkan dengan berkurangnya permintaan atas kebutuhan sandang dan perumahan.
''Demand sandang dan perumahan menurun drastis. Bahan pokok makanan dan minuman juga sudah normal kembali seperti sediakala,'' kata Rusman. Meski terjadi kekurangan permintaan, dia berpendapat bahwa daya beli masyarakat masih terjaga.
Selama November, produksi bahan pokok juga memadai. Selain itu, harga-harga komoditas di pasar dunia terus menurun. Imported inflation akibat depresiasi kurs rupiah belum terasa pada November.
Untuk inflasi Desember, Rusman memperkirakan tekanan permintaan terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru 2009. Namun, dia memperkirakan tekanannya tidak sebesar Ramadan dan Lebaran. Menurut Rusman, penurunan harga premium akan menyumbang deflasi 0,35 persen. "Penurunan premium secara instan terhadap inflasi adalah 8,3 persen. Bobot premium 4,3 persen. Jadi, bisa memperlambat inflasi 0,35 persen," bebernya.
Kelompok barang dan jasa yang mengalami inflasi pada November adalah makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 1,13 persen; serta perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,23 persen. Lalu, kelompok sandang 0,72 persen, kesehatan 0,37 persen, serta pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,26 persen.(tom/sof/oki)
Rabu, 19 November 2008
Temukan Rahasia Terpanas mencari uang melalui internet! Dengan Metode Panas namun halal ini anda akan mendapatkan banyak uang dari internet! Metode ini di perkenalkan oleh Mas Haryo. Beliau telah lama berkecimpung di dunia bisnis internet. Anda dapat melihat kesuksesannya dengan metode-metode yang telah ia kembangkan itu. Bisnis ini tidak perlu dengan mengeluarkan banyak modal. Hanya dengan modal yang sangat kecil dan terjangkau anda akan melihat aliran uang yang sangat kencang dari metode ini ke rekening bank anda! Anda tidak perlu takut ambil risiko kehilangan uang! Sebab Jika anda tidak dapat menghasilkan uang melalui metode ini, Kami akan mengganti uang anda 2x LIPAT!Sudah banyak orang yang berhasil,kini giliran anda!Buktikan SENDIRI! Silahkan ikuti petunjuk2 yang ada dengan baik.Untuk Informasi lebih lanjut Silahkan Klik DI SINI.
Senin, 03 November 2008
Senin, 01 Desember 2008
Besok Vonis, Mahfud Lega Jatim Kondusif
Besok Vonis, Mahfud Lega Jatim Kondusif
JAKARTA - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa pemilihan gubernur (pilgub) Jatim memang baru dibacakan besok mulai pukul 10.00 WIB. Tapi, Ketua MK Mahfud M.D. kemarin sudah mewanti-wanti pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) dan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) serta pendukungnya untuk siap menerima kenyataan.
Menurut Mahfud, putusan MK bersifat final dan mengikat. Pihak yang bersengketa dan pihak terkait diharapkan menerima vonis MK dengan sportif. ''MK memberikan putusan yang adil dan jujur berdasar fakta dan bukti-bukti hukum selama persidangan,'' ujar Mahfud di gedung MK kemarin.
Karena telah membawa ke ranah MK, kedua pihak yang bersengketa, Kaji (pemohon) dan KPU Jatim, diharapkan bisa menerima apa pun putusan MK. Selain itu, Karsa sebagai pihak terkait harus menerima apa pun vonis MK. Siap kalah siap menang seperti yang sudah mereka ikrarkan harus dijunjung tinggi agar ''pesta'' ini benar-benar berakhir damai.
Mahfud juga menegaskan, putusan sengketa pilgub Jatim akan mengedepankan independensi MK. Itu untuk menepis penilaian banyak kalangan yang menuding dirinya tidak netral. ''Keputusan MK harus bisa diterima karena keputusannya mengikat,'' tegasnya.
Menjelang pembacaan vonis, Mahfud mengimbau para pendukung Kaji dan Karsa mengendurkan ketegangan. ''Sidang sengketa pilkada Jatim sudah selesai. Siap diucapkan Selasa besok. Kami mengimbau tidak perlu ada gontok-gontokan untuk memengaruhi yang benar versi ini atau versi itu. Majelis hakim sudah mempunyai standar penilaian sendiri yang bisa dipertanggungjawabkan,'' katanya.
Menteri pertahanan pada era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengaku lega. Sebab, saat memantau di beberapa daerah Jatim, khususnya di pesisir utara dan kawasan yang lebih dikenal dengan daerah tapal kuda, termasuk Pulau Madura, kondisi di daerah basis massa NU itu sangat kondusif dan siap menerima apa pun putusan MK. ''Yang sekarang ramai hanya di Jakarta dan di koran saja,'' katanya.
Mahfud meminta pihak Kaji, Karsa, dan semua pihak membantu menciptakan kondisi psikologis yang baik bagi masyarakat Jawa Timur. ''Saya jamin MK bekerja sangat hati-hati dan dengan pertimbangan yang mendalam,'' kata pria kelahiran Sampang, Madura, 13 Mei 1957, itu.
Menyikapi hubungan baiknya dengan Khofifah dan Saifullah Yusuf, Mahfud punya strategi untuk menjaga sikap netral dan independensinya. Misalnya, Mahfud memilih menghentikan kontak dengan kedua sahabatnya yang pernah satu wadah di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. ''Supaya (masyarakat, Red) tidak mengira yang tidak-tidak. Saya sendiri sudah mengirim pesan lewat SMS (short message service) kepada Ipul (Saifullah Yusuf) maupun Khofifah,'' katanya.
Dalam SMS-nya, Mahfud berpesar agar Khofifah dan Saifullah Yusuf menerima dengan baik putusan MK. ''Intinya, saya meminta mereka sportif dan siap menerima apa pun putusan MK,'' kata Mahfud. (yun/el)
Menurut Mahfud, putusan MK bersifat final dan mengikat. Pihak yang bersengketa dan pihak terkait diharapkan menerima vonis MK dengan sportif. ''MK memberikan putusan yang adil dan jujur berdasar fakta dan bukti-bukti hukum selama persidangan,'' ujar Mahfud di gedung MK kemarin.
Karena telah membawa ke ranah MK, kedua pihak yang bersengketa, Kaji (pemohon) dan KPU Jatim, diharapkan bisa menerima apa pun putusan MK. Selain itu, Karsa sebagai pihak terkait harus menerima apa pun vonis MK. Siap kalah siap menang seperti yang sudah mereka ikrarkan harus dijunjung tinggi agar ''pesta'' ini benar-benar berakhir damai.
Mahfud juga menegaskan, putusan sengketa pilgub Jatim akan mengedepankan independensi MK. Itu untuk menepis penilaian banyak kalangan yang menuding dirinya tidak netral. ''Keputusan MK harus bisa diterima karena keputusannya mengikat,'' tegasnya.
Menjelang pembacaan vonis, Mahfud mengimbau para pendukung Kaji dan Karsa mengendurkan ketegangan. ''Sidang sengketa pilkada Jatim sudah selesai. Siap diucapkan Selasa besok. Kami mengimbau tidak perlu ada gontok-gontokan untuk memengaruhi yang benar versi ini atau versi itu. Majelis hakim sudah mempunyai standar penilaian sendiri yang bisa dipertanggungjawabkan,'' katanya.
Menteri pertahanan pada era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengaku lega. Sebab, saat memantau di beberapa daerah Jatim, khususnya di pesisir utara dan kawasan yang lebih dikenal dengan daerah tapal kuda, termasuk Pulau Madura, kondisi di daerah basis massa NU itu sangat kondusif dan siap menerima apa pun putusan MK. ''Yang sekarang ramai hanya di Jakarta dan di koran saja,'' katanya.
Mahfud meminta pihak Kaji, Karsa, dan semua pihak membantu menciptakan kondisi psikologis yang baik bagi masyarakat Jawa Timur. ''Saya jamin MK bekerja sangat hati-hati dan dengan pertimbangan yang mendalam,'' kata pria kelahiran Sampang, Madura, 13 Mei 1957, itu.
Menyikapi hubungan baiknya dengan Khofifah dan Saifullah Yusuf, Mahfud punya strategi untuk menjaga sikap netral dan independensinya. Misalnya, Mahfud memilih menghentikan kontak dengan kedua sahabatnya yang pernah satu wadah di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. ''Supaya (masyarakat, Red) tidak mengira yang tidak-tidak. Saya sendiri sudah mengirim pesan lewat SMS (short message service) kepada Ipul (Saifullah Yusuf) maupun Khofifah,'' katanya.
Dalam SMS-nya, Mahfud berpesar agar Khofifah dan Saifullah Yusuf menerima dengan baik putusan MK. ''Intinya, saya meminta mereka sportif dan siap menerima apa pun putusan MK,'' kata Mahfud. (yun/el)
Langganan:
Postingan (Atom)
Pengikut:






